Kabupaten Gorontalo di Provinsi Gorontalo dikenal dengan keindahan alam dan kekayaan budaya lokalnya. Di antara geliat UMKM yang berkembang pesat di wilayah ini, terdapat satu kisah inspiratif dari seorang perempuan tangguh bernama Riyanti Masri. Ia adalah pendiri Masri Boutique, butik busana muslim yang kini menjadi salah satu pionir pelaku ekonomi kreatif di Gorontalo. Perjalanannya membangun bisnis dari nol hingga dikenal luas merupakan cerminan ketekunan, kerja keras, serta kemampuan adaptasi yang patut dijadikan teladan.
Riyanti Masri adalah putri daerah asli Gorontalo yang sejak muda telah tertarik pada dunia fashion. Setelah menamatkan bangku SMA, Riyanti melanjutkan pendidikan di bidang tata busana melalui pelatihan-pelatihan singkat yang diadakan pemerintah daerah. Dengan modal pengetahuan dasar menjahit dan mengelola kain, Riyanti mulai mencoba membuat pakaian sendiri untuk keluarga.
Berawal dari membantu kerabat dan tetangga dalam membuat baju pesta sederhana, bakat dan keuletannya pun mulai dikenal di kalangan masyarakat sekitar. Saat itu, Riyanti masih menjadikan isian pesanan sebagai sampingan, sembari mengurus rumah dan pekerjaan utama. Namun, dorongan untuk berkembang dan meningkatkan pendapatan keluarga membuat ia memberanikan diri menyewa ruang kecil di sudut pasar lokal sebagai tempat usaha jahit.
Pada tahun 2013, Riyanti memutuskan memberi nama usahanya Masri Boutique. Nama itu diambil dari gabungan namanya dan nama keluarga, sebagai bentuk penghargaan atas dukungan orang-orang tercinta yang membantu Riyanti meniti usaha. Dengan modal seadanya, Riyanti membeli mesin jahit dan peralatan mendasar untuk memulai produksi. Ia mulai menerima lebih banyak pesanan baju muslim, terutama untuk keperluan Lebaran, pernikahan, dan acara adat Gorontalo.
Keseriusan Riyanti membangun merek lokal didukung oleh kemampuannya mendesain busana yang mengikuti tren, namun tetap menjaga sentuhan budaya Gorontalo. Ia rajin mengikuti pelatihan, membaca referensi fashion muslim, dan tak jarang bereksperimen dengan motif kain khas daerah seperti motif karawo serta kain sulam.
Memulai usaha di lingkungan yang belum terbiasa dengan produk busana ready to wear (siap pakai) merupakan tantangan tersendiri. Pada awalnya, sebagian masyarakat ragu untuk membeli baju jadi dari butik karena lebih terbiasa pesan secara khusus atau membeli produk luar daerah. Riyanti tidak patah semangat. Ia menawarkan produk-produk dengan harga bersaing, kualitas jahitan rapi, serta pelayanan ramah yang membuat pelanggan betah berkunjung ke Masri Boutique.
Pelan namun pasti, kepercayaan masyarakat mulai tumbuh. Riyanti memanfaatkan promosi dari mulut ke mulut, serta aktif mengikuti pameran UMKM tingkat daerah dan provinsi. Ia juga mulai merambah pemasaran online melalui media sosial, memajang katalog koleksi baju hasil rancangannya. Langkah ini terbukti efektif, membuka peluang pemasaran yang lebih luas hingga keluar Gorontalo.
Berkat keuletan, usahanya berkembang pesat. Riyanti mampu memperluas area butik, menambah jumlah tenaga kerja, dan menghadirkan koleksi-koleksi baru setiap musim. Tidak hanya melayani permintaan perorangan, Masri Boutique dipercaya untuk mengerjakan seragam instansi pemerintah, komunitas, bahkan memilih Riyanti sebagai narasumber pelatihan keterampilan menjahit bagi ibu-ibu PKK di desa-desa.
Dalam beberapa tahun, Masri Boutique telah memiliki belasan karyawan yang dilatih langsung oleh Riyanti. Ia meyakini bahwa pemberdayaan perempuan adalah kunci memajukan daerah, sehingga lebih dari 80% pekerja di butiknya adalah perempuan lokal yang sebelumnya tak memiliki penghasilan tetap.
Keberhasilan Riyanti tidak hanya berdampak pada keluarganya saja. Ia ikut mendorong terciptanya lapangan kerja baru dan memberikan pelatihan keterampilan menjahit gratis bagi generasi muda serta ibu rumah tangga yang ingin mandiri. Setiap tahun, Riyanti membuka kelas keterampilan sebagai bagian dari program pengabdian masyarakat bersama pemerintah kabupaten. Banyak alumni kelas ini yang kini membuka usaha rumahan sendiri di bidang fashion.
Riyanti juga aktif berperan serta dalam kegiatan sosial, sering menjadi pembicara pada seminar-seminar UMKM, dan ikut mempromosikan produk-produk UMKM Gorontalo di tingkat nasional. Pengalaman jatuh bangun membangun usaha menjadi motivasi bagi pelaku usaha lain, sekaligus membuktikan bahwa UMKM daerah punya potensi besar jika dikelola dengan baik.
Ketekunan Riyanti berbuah manis. Masri Boutique telah memenangkan beberapa penghargaan di tingkat provinsi maupun nasional, seperti:
Produk-produk Masri Boutique kerap dipamerkan dalam event nasional seperti Inacraft, Muslim Fashion Festival, dan Pekan Produk Kreatif Nasional.
Melihat perubahan tren fashion muslim yang sangat dinamis, Riyanti tidak berhenti di zona nyaman. Ia terus mengikuti pelatihan, mengadopsi teknologi baru seperti desain digital, dan tengah merintis toko online resmi. Dalam waktu dekat, Masri Boutique akan menghadirkan koleksi busana ready to wear berbahan kain karawo untuk pasar nasional dan luar negeri.
Riyanti percaya bahwa kunci kesuksesan adalah kolaborasi dan inovasi. Ia terus mengajak anak muda Gorontalo untuk berani berwirausaha dan melestarikan warisan budaya lokal melalui karya busana.
Kisah sukses Riyanti Masri dan Masri Boutique membuktikan bahwa peluang usaha dapat diwujudkan dari keberanian mencoba serta kegigihan untuk terus belajar. Melalui dedikasi dan kepeduliannya terhadap pemberdayaan masyarakat, Riyanti bukan hanya sukses sebagai pengusaha, namun juga menjadi inspirasi perubahan positif di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Dengan semangat seperti Riyanti, harapan untuk kemajuan UMKM dan kemakmuran daerah kian nyata.