Di balik lezatnya kue-kue yang terkenal di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, terdapat kisah inspiratif seorang perempuan bernama Jannah Bakri dan rumah usaha kue miliknya yang dikenal dengan nama Bakri Cake. Kisah ini menjadi teladan bagi banyak pelaku usaha di daerah, terutama di Gorontalo, untuk terus berusaha dan pantang menyerah dalam membangun bisnis yang berdaya saing.
Bakri Cake tidak langsung dikenal seperti sekarang. Namun, perjalanan usaha ini dimulai dari keinginan sederhana Jannah Bakri untuk membantu perekonomian keluarga. Ketika pertama kali membuka usaha kecil-kecilan di rumahnya, Jannah Bakri hanya menawarkan beberapa jenis kue basah dan kue kering kepada tetangga sekitar. Berbekal keterampilan memasak dari ibu dan neneknya, Jannah mencoba berbagai resep baru hingga menemukan formula yang pas untuk citarasa masyarakat Gorontalo.
Modal awal Bakri Cake bisa dikatakan sangat terbatas. Jannah memulai dari dapur sederhana, dengan peralatan seadanya. Namun, ia memiliki semangat dan komitmen tinggi untuk menghasilkan kue berkualitas. Setiap pagi, ia bangun lebih awal untuk menyiapkan adonan dan memanggang kue. Setelah selesai, ia mengantarkan kue-kue tersebut ke warung, pasar, dan sekolah di sekitar lingkungannya.
Perlahan namun pasti, kue-kue buatan Jannah mulai mendapat perhatian warga sekitar. Citarasa khas dan kualitas yang selalu terjaga membuat Bakri Cake semakin diminati. Tidak hanya memproduksi kue tradisional Gorontalo seperti Kue Apang dan Kue Kukus, Jannah juga mulai berinovasi dengan menghadirkan berbagai jenis cake modern, cookies, dan brownies.
Salah satu kunci kesuksesan Bakri Cake adalah adaptasi terhadap tren pasar. Jannah rajin mengikuti pelatihan dan seminar UMKM yang diadakan Dinas Koperasi dan UKM. Dari situ, ia belajar strategi pemasaran serta pentingnya digitalisasi usaha. Melalui media sosial seperti Instagram dan Facebook, Bakri Cake mulai memasarkan produknya ke luar daerah Gorontalo. Pesanan kue untuk ulang tahun, syukuran, hingga pernikahan pun mulai berdatangan dari luar kota.
Dari tahun ke tahun, Bakri Cake terus berkembang. Dengan dibantu oleh beberapa pekerja asal lingkungan sekitar, Jannah mampu memproduksi berbagai macam kue dalam jumlah besar. Keberhasilan Bakri Cake tidak hanya memberikan dampak ekonomi bagi keluarganya, tetapi juga dapat membuka lapangan kerja bagi warga sekitar, terutama ibu-ibu yang ingin menambah penghasilan.
Pemerintah daerah Gorontalo pun tidak tinggal diam. Bakri Cake kerap diikutsertakan dalam berbagai pameran dan expo UMKM di tingkat provinsi hingga nasional. Melalui ajang ini, Bakri Cake mendapatkan banyak pelanggan dan memperluas jaringan bisnis. Produk Bakri Cake juga pernah menjadi buah tangan para pejabat dan pengunjung dari luar daerah yang datang ke Gorontalo.
Tidak semudah yang dibayangkan, perjalanan Bakri Cake penuh dengan tantangan. Salah satu kendala utama yang sering dihadapi adalah keterbatasan bahan baku, terutama ketika harga-harga bahan kue melonjak di pasar. Selain itu, pandemi COVID-19 sempat menjadi masa sulit karena pesanan turun drastis akibat pembatasan kegiatan masyarakat.
Namun, berkat inovasi dan kreativitas, Jannah Bakri tidak menyerah. Ia mulai menawarkan produk catering untuk acara-acara kecil dan mengembangkan menu baru. Dengan layanan antar dan kerjasama dengan aplikasi pengiriman makanan, Bakri Cake tetap mampu bertahan di masa-masa sulit.
Ada beberapa faktor utama yang menjadi pondasi keberhasilan Bakri Cake, yaitu:
Kisah Jannah Bakri bukan hanya tentang bisnis, tapi juga pemberdayaan di lingkungan. Banyak masyarakat Gorontalo yang terinspirasi untuk memulai usaha sendiri. Jannah juga dikenal sebagai mentor UMKM perempuan di Gorontalo, sering menjadi narasumber di pelatihan kewirausahaan yang diadakan pemerintah daerah maupun swasta.
Bakri Cake menjadi contoh nyata bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih sukses. Dengan tekad dan inovasi, usaha rumahan pun bisa berkembang menjadi bisnis yang berdampak luas. Kini, Bakri Cake telah memiliki toko offline dan toko online, serta menerima pesanan dari berbagai penjuru Indonesia.
Di tahun-tahun mendatang, Jannah Bakri berharap Bakri Cake dapat melebarkan sayap ke seluruh provinsi di Indonesia, bahkan ke pasar internasional. Ia terus berupaya menjaga kualitas produk dan meningkatkan branding Bakri Cake. Selain itu, Jannah ingin membangun pusat pelatihan UKM kuliner untuk membagikan ilmu dan pengalaman kepada generasi muda Gorontalo.
Dengan komitmen dan dukungan dari keluarga, masyarakat, dan pemerintah daerah, Bakri Cake optimis bisa terus berkontribusi dalam pengembangan ekonomi kreatif di Gorontalo. Jannah Bakri menyatakan bahwa setiap bisnis yang dijalankan dengan niat baik dan kerja keras akan mampu memberikan manfaat luas bagi banyak orang.